Academic Journal
Pairing Effect on Isotope Zr with Uniform Interaction Potential 0.5 MeV ; Efek Pairing Pada Isotop Zr dengan Potensial Interaksi Uniform 0.5 MeV
العنوان: | Pairing Effect on Isotope Zr with Uniform Interaction Potential 0.5 MeV ; Efek Pairing Pada Isotop Zr dengan Potensial Interaksi Uniform 0.5 MeV |
---|---|
المؤلفون: | Mahisha Nugraha, Alpi, Nurullaeli, Nurullaeli |
المصدر: | Jurnal Jejaring Matematika dan Sains; Vol. 3 No. 1 (2021): Vol. 3 No. 1 (2021): Edisi Juni 2021; 15-18 ; 2686-1658 ; 2715-5153 |
بيانات النشر: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Palangka Raya |
سنة النشر: | 2021 |
المجموعة: | Jurnal Online Universitas Palangka Ray |
مصطلحات موضوعية: | pairing effect, Zr-isotopes, uniform potential interaction, efek pairing, isotop Zr, potensial interaksi uniform |
الوصف: | Pairing effect is a collective phenomenon in many body (fermion) nuclei, pairs of fermions will form a nucleon (boson) condition which is will decrease of the binding energy of nuclei (more negatively). One tool to see that in Zr-isotopes is using Relativistic Mean Field (RMF) model with combined BCS-theoretical. The pairing effect also represents of total interaction that occurs in outermost level nuclei after closed shell as 40Zr90. Those level are 2d5/2, 1g7/2, 3s1/2, 2d3/2, and 4s1/2. Effect pairing depending by matrix potential interaction which is in this paper we used uniform potential interaction 0.5 MeV. However, to obtain more accurate results, other methods to minimize the differences with the experimental results are clearly needed here. ; Efek pairing merupakan fenomena kolektif ketika jumlah fermion pada inti atom banyak, pasangan-pasangan dari fermion tersebut akan membentuk kondisi nukleon (bersifat boson) yang akan membuat energi ikat inti makin kecil (semakin negatif). Salah satu alternatif cara untuk melihat fenomena ini adalah dengan penggunaan model Relativistic Mean Field (RMF) dan dikombinasikan dengan teori BCS pada isotop Zr. Efek pairing juga mempresentasikan bentuk inetraksi total yang terjadi pada level terluar inti atom setelah inti atom melewati kondisi closed shell-nya yakni 40Zr90 pada level 2d5/2, 1g7/2, 3s1/2, 2d3/2, dan 4s1/2. Bentuk interaksi ini dipengaruhi oleh potensial interaksi antar level, pada paper ini penggunaan potensial interaksi uniform 0.5 MeV dapat mewakili bentuk interaksi antar level meskipun memiliki akurasi yang tidak mencapai 100% (berkisar 88%-99%). Diperlukan metode optimasi untuk menentukan potensial interaksi agar dapat mempresentasikan bentuk interaksi antar level yang sesuai. |
نوع الوثيقة: | article in journal/newspaper |
وصف الملف: | application/pdf |
اللغة: | Indonesian |
Relation: | http://e-journal.upr.ac.id/index.php/JMS/article/view/2905/2446; http://e-journal.upr.ac.id/index.php/JMS/article/view/2905 |
DOI: | 10.36873/jjms.2021.v3.i1.504 |
الاتاحة: | http://e-journal.upr.ac.id/index.php/JMS/article/view/2905 https://doi.org/10.36873/jjms.2021.v3.i1.504 |
Rights: | Copyright (c) 2021 Jurnal Jejaring Matematika dan Sains ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 |
رقم الانضمام: | edsbas.23C650BF |
قاعدة البيانات: | BASE |
DOI: | 10.36873/jjms.2021.v3.i1.504 |
---|